MaiA ai-icon

Informasi

Hero Image

WHC 2023 dan Upaya Perkuat Peran Energi Air Global

World Hydropower Congress (WHC) 2023 merupakan kongres tingkat dunia yang diselenggarakan secara biennial (dua tahunan). Event ini dihelat oleh International Hydropower Association (IHA) yang berkantor pusat di London, Inggris.

 

WHC 2023 diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. Indonesia menjadi tuan rumah melalui kerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

 

Kongres tersebut mengangkat tema krusial, yaitu "Powering Sustainable Growth". Tema ini menekankan peran energi air dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sekaligus berkelanjutan bagi masa depan bumi.

Seruan Presiden Merespons Krisis Iklim Global

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka World Hydropower Congress 2023 pada Selasa, 31 Oktober 2023. Beliau berharap forum ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret untuk bumi yang lebih lestari.

 

Presiden mengapresiasi IHA yang memilih Indonesia sebagai lokasi kongres. Beliau berharap keindahan alam Bali dapat menginspirasi para delegasi untuk menghasilkan solusi global.

 

Presiden menyoroti kondisi darurat iklim global, di mana PBB menyebut bumi sudah memasuki fase pendidihan global, bukan lagi pemanasan global.

 

Beliau memaparkan ancaman nyata jika kenaikan suhu dibiarkan. Prediksinya mencakup kekurangan air, paparan gelombang panas, banjir pesisir, dan malnutrisi akibat gagal panen.

 

Komitmen Indonesia dan Potensi Energi Hijau Raksasa

Presiden Jokowi menegaskan komitmen penuh Indonesia untuk mempercepat transisi energi. Caranya adalah melalui penambahan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam skala besar.

 

Indonesia memiliki potensi energi hijau yang sangat kaya dan beragam. Diperkirakan, potensi energi hijau Indonesia mencapai 3.600 gigawatt (GW).

 

Potensi ini bersumber dari matahari, angin, panas bumi, arus laut, ombak, bioenergi, hingga hidro. Indonesia bertekad memanfaatkan kekayaan ini untuk masa depan generasi penerus.

 

Khusus potensi hidro, Indonesia memiliki lebih dari 4.400 sungai potensial. Dua contoh utamanya adalah Sungai Mamberamo di Papua (potensi 24.000 MW) dan Sungai Kayan di Kalimantan Utara (potensi 13.000 MW).

Tantangan dan Solusi Inovatif Pengembangan Hidro

Meskipun memiliki potensi besar, Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangan hidro. Salah satunya adalah masalah lokasi sumber hidro yang terpencil.

 

Sumber hidro potensial sering kali berlokasi jauh dari pusat kebutuhan listrik. Lokasi ini jauh dari pusat pertumbuhan ekonomi dan industri di perkotaan.

 

Untuk mengatasi ini, Pemerintah Indonesia telah menyusun blueprint percepatan. Cetak biru ini berfokus pada pembangunan jalur transmisi untuk menyambungkan listrik dari sumber hidro ke pusat-pusat konsumsi.

 

Selain masalah lokasi, tantangan lainnya yang diidentifikasi adalah pendanaan dan alih teknologi. Kedua hal ini membutuhkan investasi yang besar dan kolaborasi ekosistem hidro di dunia.

Delegasi Global dan Rekomendasi Kebijakan Tingkat Tinggi

WHC 2023 dihadiri oleh lebih dari 1.000 delegasi dari 120 negara. Forum ini melibatkan lebih dari 200 pembicara dari berbagai latar belakang.

 

Para delegasi terdiri dari pemangku kepentingan kunci seperti pembuat keputusan, inovator, investor, akademisi, dan pimpinan LSM. Institusi keuangan internasional dan media global juga turut hadir.

 

Kongres dunia ini berupaya memberikan pernyataan kebijakan dan rekomendasi tingkat tinggi. Harapannya, komitmen ini dapat memengaruhi pertumbuhan global terkait tenaga air berkelanjutan.

 

Presiden Jokowi berharap kongres ini dapat menjadi forum kolaborasi yang konkret. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan investasi demi pemanfaatan energi air untuk ekonomi hijau berkelanjutan.

Stakeholder dan Dukungan Penuh Penyelenggaraan

Penyelenggaraan WHC 2023 didukung penuh oleh jajaran penting dari Indonesia. Acara pembukaan dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri ESDM Arifin Tasrif.

 

Dari pihak penyelenggara, hadir pula Presiden IHA Malcolm Turnbull dan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi terhadap energi terbarukan.

 

Selain itu, Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dan sejumlah menteri bidang energi dari negara lain juga turut mendampingi.

 

Kongres ini menjadi platform penting untuk mendiskusikan implementasi nyata dari potensi hidro. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat dibawa pada pertemuan iklim global, COP28.


Event Information

Website Event

Event Social Media

Location Address


DATE

31 October 2023 - 01 November 2023